JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menduga ada pihak yang mengembuskan isu pembangunan gedung mewah DPR dengan fasilitas Spa dan kolam renang.
Politisi Golkar itu mengatakan pembangunan gedung baru sesuai dengan kebutuhan penambahan staf ahli anggota DPR.
“Saya khawatir, jangan-jangan isu itu sengaja dilemparkan. Soal yang dikatakan ada fasilitas sauna, relaksasi, kita juga syok dengar itu semua,” ujar politisi dari Partai Golkar ini kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Priyo mengungkapkan kebutuhan penambahan staf ahli dalam rangka meningkatkan kinerja para legislator. Kondisi gedung DPR saat ini, lanjutnya, tidak memenuhi kapasitas untuk jumlah staf ahli dan 560 anggota DPR.
“Sesungguhnya kebutuhan gedung baru ini sama sekali tidak pernah terlintas pada diri pimpinan DPR atau BURT untuk bermewah-mewah,” tambahnya.
Pimpinan DPR, sambungnya, telah melihat draf rancangan pembanguan gedung dan tidak ada fasilitas mewah seperti yang selama ini diisukan.
“Kami sudah tegur teknisi di bawah kita, kenapa bisa muncul seperti itu. Dan nyatanya tidak seperti itu,” pungkasnya.
(Dian AF)