JAKARTA - Ancaman teror bom seakan tidak mengenal waktu dan tempat, seperti yang terjadi di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Rumah sakit ini berkali-kali mendapat ancaman teror bom dari orang tidak dikenal.
Kepala Bidang Kehumasan RS Bethesda Nur Sukawati kepada wartawan mengatakan, ancaman tersebut diterima operator sejak Senin kemarin. Pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut menelepon dan mengancam akan meledakkan rumah sakit tersebut.
“Ancaman mulai Senin kemarin beberapa kali mulai pukul 12-16 WIB, dan pria tersebut hampir setiap jam telepon. Dan pagi pukul 08.00 WIB, pria tersebut kembali menelepon, kita laporkan saja ke polisi,” kata Nur Sukmawati kepada wartawan, Selasa (7/9/2010).
Laporan ini, lanjut Nur, karena pihak rumah sakit merasa terganggu atas telepon tersebut. “Kalau mendengar suaranya seperti orang mabuk,” tandasnya. Setelah disisir, pria tersebut menelepon kembali dan mengatakan sasarannya dialihkan ke terminal dan pasar.
Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Atang Heriadi menyatakane setelah dilakukan penyisiran ternyata tidak ditemukan bom atau benda yang mencurigakan.
“Kita terjunkan full team komplit dengan metal detector, bom detector, dan mobil gegana,” paparnya.
Atas kasus ini, lanjut Atang, polis mengimbau agar masyarakat langsung melapor jika mendapat ancaman serupa. “Tidak usah menunggu-nunggu,” tukasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)