JAKARTA - Banyaknya masalah yang datang dari dalam Institusi Kejaksaan sering kali membuat proses penegakan hukum menjadi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Untuk itu perlu terwujudnya kredibilitas, akuntabilitas, dan transparansi di Institusi kejaksaan.
Menurut Jaksa Agung Basrief Arief, Kejaksaan Agung membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, bersih, berwibawa, dan profesional untuk mewujudkan penegakan hukum yang baik.
"Saya rasa non sense akan ada pencapaian penegakan hukum tanpa ada itu. Ini harus segera dilakukan," katanya saat temu media di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2010).
Menurutnya, jika SDM sudah profesional, berwibawa, bersih, dan handal akan menghasilkan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
"SDM mau tidak mau harus ada tata ulang, apakah sudah memadai sesuai dengan kapasitas dan kemampuan ditempatnya masing-masing untuk menghasilkan penegakan hukum yang baik," terangnya.
Dia juga mengatakan membangun kredibilitas harus dilakukan dari diri sendiri, tidak mungkin memberi contoh tanpa ada perbaikan dari diri sendiri. Menurutnya jika perbaikan yang akan dilakukannya mengorbankan banyak orang itu berarti akibat dari perbuatan masing-masing.
"Jika nanti ada yang tersinggung itu akibat dari perbuatannya," katanya.
Selanjutnya, mantan Wakil Jaksa Agung ini akan menginginkan perubahan di tubuh kejaksaan secara struktural.
(M Budi Santosa)