JAKARTA - Indonesia menyiapkan dana sekira Rp450 miliar untuk mengantisipasi tsunami. Dana tersebut merupakan dana kerjasama antara Indonesia dengan Jepang.
Hal itu diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di Hotel Pasific Place, Jakarta, Jumat (7/1/2010).
"Tsunami kita ada kerjasama tersendiri dengan Jepang. Dana untuk kerjasama dengan Jepang ini adalah Rp450 miliar," kata Fadel.
Pengembangan sistem antisipasi tsunami mulai dari wilayah Sumatera hingga Maluku. "Deteksinya mulai dari Sumatra sampai maluku. Saya juga sudah tata ulang untuk pencegahan tsunami, baik gedung-gedung di daerah pesisir, relokasi, dan tempat untuk berteduh saat tsunami," katanya.
Selain itu, pada kesempatan yang sama Fadel mengapresiasi kegiatan index-satal expedition 2010 yang merupakan kerjasama Indonesia-AS mengenai pengenalan kekayaan alam indonesia yang masih belum tereskplor dan terekspos. Hadir dalam acara tersebut Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel. Pada kesempatan itu, Fadel juga sempat mengadakan tele conference dengan perwakilan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dr. Jane lubechenco, dr.Bruce Alberts seorang Biochemist AS serta dubes Indonesia untuk AS, Dino Pati Djalal.
"Kerjasama Indonesia AS ini murni di bidang ilmu pengetahuan bukan bisnis, its not bussines", ujar Scot Marciel.
(Lusi Catur Mahgriefie)