PASURUAN- Potongan kaki kiri manusia yang ditemukan warga di aliran sungai dekat Air Terjun Coban Waru Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Pasuruan, pada Kamis 31 Maret malam, akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Malang, Jawa Timur.
Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Indra Mardiana mengatakan, potongan kaki yang diduga korban mutilasi dibawa ke Malang untuk memastikan jenis kelamin, usia, dan penyebab terpotongnya kaki tersebut, Jumat (1/4/2011). Apakah memang karena dimutilasi atau hal lain serta kemungkinan ciri-ciri khusus yang dapat dikenali.
Dia menjelaskan, potongan kaki kiri tersebut ditemukan warga sudah dalam keadaan membusuk dan diperkirakan telah berada di aliran sungai sekira dua hari.
Sehingga untuk proses identifikasi, potongan kaki yang terpotong pada bagian pinggul atas tersebut harus dibawa ke Malang setelah sebelumnya disimpan di kamar mayat RS DR R Soedarsono Kota Pasuruan.
Sementara itu, hasil penyisiran polisi mulai dari aliran sungai, air terjun, maupun di bawah air terjun yang ada di kali tersebut tidak menemukan kembali potongan tubuh lainnya.
Polres Pasuruan pun akhirnya berkordinasi dengan polres terdekat seperti Polres Probolinggo dan Polres Malang untuk pengungkapan kasus ini. Karena ada kemungkinan korban dimutilasi di tempat lain.
Kerja sama tersebut termasuk apabila kemudian hari ditemukan potongan-potongan tubuh lainnya yang dibuang di Pasuruan, maupun sejumlah wilayah sekitarnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)