Panitia Tour Moge Belum Minta Maaf ke Gubernur

Rohmat, Jurnalis
Senin 25 April 2011 15:57 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

DENPASAR- Gubernur Bali I Made Mangku Pastika masih menunggu sikap Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali selaku pantia daerah "Tour Ngurah Rai 2011". Namun langkah pendataan motor gede (moge) di Bali akan terus dilakukan.

“Kalaupun nanti mereka akan meminta maaf, bagi kami tidak masalah yang penting perlu dilakukan pendataan terhadap keberadaan motor besar di Bali," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali I Wayan Suardhika di Denpasar, Senin (25/4/2011).

Suardhika melanjutkan, setelah dilakukan koordinasi ketiga instansi yakni Kepolisian, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), dan Dinas Perhubungan, barulah bisa diketahui langkah apa yang akan diambil berikutnya. Sejauh ini pihaknya belum menerima permohonan maaf dari pihak panitia.

Selain pendataan, sambung dia, pihaknya juga meminta induk organisasi perkumpulan motor besar segera melakukan langkah pembinaan terhadap anggota agar tidak bertindak berlebihan dan arogan saat di jalan raya.

“Kami melihat moge banyak berkeliaran dengan plat luar bali seperti plat B dan L. Lantas bagaimana soal kepengurusan pajaknya, ya kami minta pecinta moge tertib membayar pajak,” imbuhnya.

Seperti diketahui, saat gubernur melintas di Desa Luwus Kabupaten Tabanan, diminta berhenti oleh konvoi moge. Bahkan mereka sempat mengepalkan tangan, menggeber knalpot, serta menggerakan kaki ke arah mobil gubernur agar berhenti atau menepi.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya