KENDAL - Ribuan keping uang logam kuno bertuliskan huruf Cina ditemukan seorang petani di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kendal, Jawa Tengah.
Koin kuno ditemukan di dalam sebuah guci yang terbenam di kebun milik Perhutani pada kedalaman setengah meter. Belum dapat dipastikan apakah koin kuno tersebut berasal dari zaman apa. Namun perkiraan uang logam tersebut berasal dari zaman Dinasti Ming.
Ribuan koin kuno bertuliskan huruf Cina ini ditemukan Sukiman, warga Desa Ngarenak saat menggarap lahan milik Perhutani. Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kendal masih menyelidiki penemuan ribuan koin kuno tersebut
Koin kuno yang dirangkai menjadi satu ini menurut Sukiman berada di dalam guci berwarna coklat. Awalnya ia sedang menggarap kebun dan hendak membuat saluran irigasi, namun saat itu cangkul mengenai guci lalu guci itu pun dan dibawa ke rumahnya. Saat dibersihkan lalu dibuka, di dalam guci tersebut terdapat ribuan koin logam bertuliskan huruf Cina.
Penemuan koin kuno ini tak pelak menggegerkan warga sekitar yang ingin melihat dari dekat bentuk harta karun yang ditemukan tersebut. Koin kuno ini terdapat lubang di tengah dengan satu sisi bertuliskan huruf cina dan satu sisinya polos.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kendal, Itos Budi Santoso sudah berkordinasi dengan Balai Pelestarian Purbakala Jawa Tengah untuk memastikan koin-koin tersebut. Jika benar koin ini merupakan benda cagar budaya, maka akan diserahkan kepada negara untuk dirawat.
Koin yang terbuat dari tembaga ini saat dilakukan penimbangan seberat 25 kilogram dengan berat guci empat kilogram. Perkiraan jumlah koin kuno ini mencapai 6.000 keping. Sukiman sendiri pasrah jika kemudian penemuannya diambil negara dan berharap ada kompensasi untuk dirinya yang menemukan. Hingga kini koin-koin kuno ini masih disimpan Sukiman.
(Muhammad Saifullah )