JK: Pancasila Perlu Dikoreksi

Ray Jordan, Jurnalis
Rabu 11 Mei 2011 12:43 WIB
daylife
Share :

JAKARTA – Aksi kekerasan dan doktrinisasi yang belakangan ini kerap muncul dinilai sebagai salah satu persoalan bangsa. Karena itu, pemerintah diminta untuk segera mengevaluasi Pancasila yang selama ini menjadi landasan negara.
 
“Kita harus membahas agar istilah bhineka tunggal ika tetap tegak walaupun gerakan doktrinisasi berbentuk segala macam,” kata mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kediamannya, Rabu (11/5/2011).
 
Menurutnya, salah satu yang harus dievaluasi dari Pancasila adalah kalimat keadilan. JK menilai, keadilan yang berujung kemiskinan dan ketimpangan hukum menjadi faktor pemicu adanya gerakan radikal dan doktrinisasi.
 
“Kalau ketuhanan yang maha esa tidak ada masalah. Tapi kalau soal keadilan disitulah letaknya titik lemah Pancasila yang harus dievaluasi. Kalau dapat diperbaiki, orang akan mengerti Pancasila secara utuh,” tandasnya.
 
Menurutnya, gerakan radikal memang muncul sejak lama dan terjadi dimanapun. Gerakan tersebut mencari makanan empuk yakni ketidakadilan dan ketimpangan hukum. Karena itu, pemerintah harus mengevaluasi kinerja melalui Pancasila.
 
“Bagi saya bhineka tunggal ika itu tidak memiliki kelemahan. Tetapi karena ada ketidakadilan makan harus dievaluasi melalui sektor ekonomi, sosial, dan politik,” pungkasnya.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya