JAKARTA - Setahun sudah tragedi penyerangan kapal Mavi Marmara berlalu. Kisah suram penyerbuan zionis Israel masih membekas di benak relawan yang berangkat pada misi kemanusia tersebut.
Tragedi maut tersebut juga membangkitkan semangat warga Gaza yang terus dikepung oleh artileri berat tentara Israel. “Untuk peringatan Mavi Marmara sedang berlangsung di Pelabuhan Mina, sekaligus di sana juga akan diresmikan monumen peringatan Mavi Marmara,” kata Nur Ikhwan, relawan Mer-C yang berada di Gaza melalui teleconference, Selasa(31/5/2011).
Menurutnya, saat ini proses pembukaan kembali jalur penyeberangan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan dunia luar sudah mulai dilakukan. “Kini Jalur Raffah sudah dibuka,” pungkasnya.
Seperti diketahui, puluhan tahun warga Gaza terisolir oleh tentara Israel, hampir setiap hari desingan peluru terdengar di jalanan Kota Gaza. Dengan persenjataan seadanya, para pejuang Hamas mempertahankan sejengkal demi sejengkal tanah Gaza dari bangsa Israel.
(Muhammad Saifullah )