JAKARTA- Tukang bubur yang mengalami putus tangan kiri di Taman Brombek, Jalan Kelapa Sawit, Utan Kayu Selatan, Matraman, mendapatkan perhatian dari pihak Kelurahan Utan Kayu Selatan dan Kecamatan Matraman.
Lurah Utan Kayu Selatan, Sri Ratna, mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dan memikirkan untuk memberikan bantuan kepada Urip Sunarto (45).
"Ini sebagai bentuk kepedulian kepada korban yang sedang kita pikirkan ke arah sana,"katanya, Sabtu (4/6/2011).
Ratna mengungkapkan penyesalannya terhadap peristiwa ini. Sebenarnya pihak RT dan RW setempat pernah melakukan musyawarah dengan para pedagang yang berada di areal jalan Taman Brombek.
"Taman Brombek merupakan taman interakrif dan seharusnya tidak boleh ada pedagang kaki lima. Bahkan di seluruh wilayah Utan Kayu Selatan tidak boleh ada lagi PKL," jelasnya.
Laporan warga, lanjut Ratna, keberadaan pedagang di sana dianggap cukup mengganggu kenyaman lingkungan. Selain membuat macet jalan di sekitar taman, para pedagang membuat areal taman menjadi tampak kumuh dan kotor.
"Karena mengganggu itu pihak rt dan rw memutuskan untuk menertibkan para pedagang, namun kejadiannya malah seperti ini,"ungkapnya.
Sebelumnya, Urip Sunarto alias Bewok (45), seorang tukang bubur terluka parah terkena bacokan oknum pengurus RW di Jalan Jalan Kelapa Sawit, Utan Kayu Selatan, Matraman.
Korban yang diketahui sebagai pengurus ranting PDIP itu mengalami luka bacok di bagian leher sebelah kiri dan pergelangan tangan kiri putus.
(Kemas Irawan Nurrachman)