JAKARTA - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), beserta perwakilan DPW PAN telah membentuk Presidium BM PAN dan kepanitiaan yang akan memfasilitasi pelaksanaan kongres lanjutan BM PAN di Bandung usai Hari Raya Idul fitri nanti.
"Kami telah direstui dan dizinkan menggunakan kantor serta melakukan persiapan pelaksanaan Kongres Lanjutan BM PAN oleh DPP," kata Dedy Dolot, Ketua Presidium BM PAN di Jakarta, Selasa (16/8/2011).
Bahkan menurut Dedy, saat buka puasa bersama dengan Ketua Umum dan fungsionaris DPP, presidium menyampaikan perkembangan terakhir BM PAN dan para elit partai memberikan apresiasi terhadap presidium dan kongres lanjutan yang selaras dengan agenda partai.
"Itu terbuka pada khalayak yang hadir dan disampaikan, termasuk kader-kader BM PAN," sambungnya.
Adapun tempat pelaksanaan akan dilakukan di Jawa Barat dan sudah dikoordinasikan dengan BM PAN maupun DPW PAN Jawa Barat, terakhir pada safari Ramadhan di Bandung minggu lalu.
"Sebagaimana kepesertaan pada kongres di Jogja akan diundang, namun jika DPW atau DPD PAN tersebut tidak kooperatif dan antipati, maka akan dilakukan penyesuain pada kepengurusan DPW/DPD PAN tersebut," ujarnya.
Seperti diketahui, pelaksanaan Kongres Barisan Muda (BM) PAN IV pada 28-30 Juli 2011 di Hotel Saphir, Yogyakarta, masih menyisakan persoalan. Terpilihnya Yandri Susanto digugat sejumlah pihak.
Sebanyak 16 DPW dan 302 DPD (dari 33 DPW dan 500 DPD) tidak mengakui terpilihnya Yandri. Menurut mereka, sebagaimana disampaikan Ketua DPW BM PAN Jawa Barat, Syaiful Ramadhan, telah terjadi pemaksaan pada proses pemilihan Ketum BM PAN oleh organizing commitee dan steering commitee. Dua pihak ini dinilai tidak netral dan telah diatur oleh Yandri.
Menurut Jumali, salah seorang anggota presidium, seiring persiapan, banyak DPW dan DPD yang sudah mengklarifikasikan posisinya pada kongres di Jogja lalu dan siap hadir serta mensukseskan kongres lanjutan di Bandung sebagaimana moral force kader partai.
Jumali menambahkan, mengenai siapa saja kandidat yang masih akan bertarung, sangat terbuka untuk segenap kader BM PAN maupun PAN, bahkan mungkin Yandri sekalipun jika ingin mencalonkan diri lagi atau kandidat yang kemarin sempat meramaikan.
"Memang dari sebagian besar DPW dan DPD yang walkout masih mencalonkan Rodli Kaelani sebagai Ketua Umum BM PAN. Untuk itu presidium mengingatkan kepada Yandri untuk tidak mengklaim dirinya sebagai ketua umum BM PAN, serta publik agar mengetahui bahwa BM PAN akan melaksanakan kongres lanjutan untuk memilih ketua umum yang legitimate dan sementara saat ini yang ada adalah Presidium DPP BM PAN," jelas Deddy.
(Ferdinan)