Libur Lebaran, Peziarah di Makam Gus Dur Membludak

Nurul Arifin, Jurnalis
Sabtu 03 September 2011 13:12 WIB
Peziarah di Makam Gus Dur (Foto : Nurul Arifin/Okezone)
Share :

JOMBANG - Memasuki H+3 Lebaran 2011, makam mantan Presiden RI ke-IV, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, mulai dipadati para peziarah.

Pantauan okezone di lokasi, pengunjung terus berdatangan ke makam mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini di kawasan Ponpes yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari yang tak lain adalah kakek Gus Dur.

Sejumlah Peziarah masuk melalui gerbang utama Ponpes. Gerbang tersebut, selama santri libur sengaja dibuka 24 Jam sedangkan gerbang peziarah di sebelah utara Ponpes ditutup.

Sementara sejumlah pedagang di utara Ponpes terlihat masih belum beraktivitas. Sejumlah lapak dan kios masih terlihat tutup.

Menurut Herliyanto, petugas keamanan Ponpes, meningkatnya jumlah peziarah di makam Gus Dur ini terjadi sejak H-3 atau malam 27 Ramadan.

"Sejak malam 27 Ramadan, peziarah mulai berdatangan hingga saat ini. Rata-rata para Peziarah adalah para pemudik yang sengaja mampir ke Makam Gus Dur ini, " kata Herliyanto yang ditemui di lokasi, Sabtu (3/9/2011).

Dia merinci dibanding awal-awal puasa, peziarah di makam Gus Dur lebih banyak saat ini. Ada peningkatan yang cukup signifikan. Kemungkinan saat ini masih momen libur lebaran sehingga banyak peziarah yang datang. Rata-rata dalam sehari mencapai seribu peziarah. Mereka datang silih berganti.

Untuk kali ini, banyak peziaran yang datang menggunakan roda dua dan mobil. "Mereka rata-rata pemudik yang mampir berziarah. Biasanya, mereka datang rombongan menggunakan bis tapi sekarang banyak yang pakai sepeda dan mobil," jelasnya.

Tak hanya peziarah lokal yang datang ke makam Bapak Pluralisme ini. Selain dari Mojokerto, Sidoarjo, Ngawi dan Pasuruan banyak peziarah yang datang dari Banjarmasin, Madura hingga Bali. "Kebanyakan mampir karena mereka rata-rata warga Jombang dan sekitarnya yang bekerja di luar pulau," tandasnya.

Siti Rodiah (40), peziarah asal Mojokerto ini mengaku baru pertama kali datang ke makam Gus Dus. Rodiah memang menyempatkan diri datang ke tempat tersebut karena saat ini sedang berada di Jawa. "Saya kan di Kalimantan. Kebetulan mudik ke Jawa makanya disempatkan datang ke makam Gus Dur ini," kata wanita yang mengaku sudah 20 tahun tinggal di Borneo itu.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya