YOGYAKARTA- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus Mantan Dewan Pembina Partai Golkar, Sri Sultan Hamengkubuono X mengaku tidak mempermasalahkan kemunduran Surya Paloh dari Partai Golkar.
Pasalnya, setiap individu memiliki hak berpolitik dan menentukan sikapnya sendiri-sendiri.
“Tidak masalah, kemunduran beliau (Surya Paloh) merupakan hak asasi dari setiap kader dan sikap berpolitik,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (8/9/2011).
Raja Ngayogyakarta Hadiningrat ini mengatakan ada waktu-waktu tertentu seseorang berpolitik, kapan kader berjuang membesarkan partai, dan kapan harus mundur dengan berbagai alasan dan kepentingan tertentu.
“Itu semua saya kira wajar saja. Jadi tidak masalah ada kader keluar dari partai,” cetusnya.
Disinggung apakan Sultan akan mengambil sikap yang sama, dia menegaskan tidak. “Tidak, Saya masih aktif di Golkar sejak 1972,” jelasnya.
Meski demikian, Sultan menghormati sikap dan keputusan rekannya (Surya Paloh) yang keluar dari partai berlambang pohon beringin ini.
(Kemas Irawan Nurrachman)