TANGERANG - Banyaknya tabung gas suntikan ukuran 3 kilogram yang isinya sengaja dikurangi, sudah sangat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan akan memeriksa sejumlah distributor dan agen gas, termasuk melakukan pengawasan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji.
Kepala Seksi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, Urip Supriatna, mengatakan selama bulan Ramadan lalu pihaknya banyak menerima pengaduan masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Mereka mengadu bahwa tabung gas habis meski baru dipakai kurang dari sebulan. Padahal, biasanya bisa dipakai untuk memasak selama sebulan.
“Selama bulan Ramadan kemarin, banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengeluhkan isi tabung gas yang tidak sesuai. Baru beberapa minggu dipakai, isinya sudah habis. Padahal, waktu pemakaiannya sama seperti biasa,” terangnya kepada wartawan, Jumat (16/9/2011).
Dia menambahkan, Pemkot Tangerang Selatan telah membentuk tim pengawasan terhadap 4 stasiun pengisian Elpiji yang terletak di wilayah Serpong Utara, Serpong, Pamulang dan Pondok Aren.
"Bagi oknum SPBE yang terbukti melakukan manipulasi ukuran gas akan kita beri sanksi tegas," ungkapnya.
(Insaf Albert Tarigan)