JAKARTA - Ratusan pekerja PT Nexus Engginering di kawasan Kabil, Batam, pagi tadi mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas perusahaan. Aksi mereka dipicu pemukulan oknum TNI ke salah satu karyawan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam ketika dikonfirmasi membenarkan informasi ini. Namun dia membantah ada korban jiwa akibat kerusuhan.
“Alhamdulillah sudah bisa dikendalikan, tidak ada korban. Namun kerusakan ada. Kepolisian di sana, sedang mencari pelaku-pelakunya, itu yang di Batam,” ujarnya di Jakarta, Selasa (20/9/2011).
Selain pos pengamanan dan klinik yang dirusak, sepeda motor GL Pro milik Zulkifli, oknum TNI yang diduga melakukan pemukulan terhadap Lubis, pekerja PT Nexsus, dibakar massa.
Aksi beringas para buruh ini bermula dari pemukulan Lubis oleh Zulkifli. Menurut Leonardus, satpam PT Nexus, kerusuhan berawal saat Lubis datang terlambat. Saat memasuki pintu gerbang, Lubis dicegat oleh satpam. Petugas keamanan melarang Lubis masuk. Akibatnya perang mulut pun tak bisa dihindari.
“Karena ribut ribut, petugas TNI yang jaga di sini datang dan membawanya ke pos di dalam,” kata Leonardus.
Saat berada di pos jaga itulah, kata Leonardus, pemukulan terjadi. Ditambahkan Leonardus, pekerja yang dipukul tersebut langsung keluar dalam kondisi babak belur. Sebelumnya, saat pemukulan berlangsung, ada pekerja yang melihat kejadian itu dan memberitahu pada pekerja lainnya.
“Tiba tiba saja ratusan karyawan yang siap beraktivitas langsung berlarian ke arah pos jaga dan mengamuk. Mereka memecahkan kaca sambil berteriak bakar, bakar,” jelasnya.
Pekerja yang sudah marah mengejar oknum TNI tersebut yang lari ke arah jalan raya. Selain itu, pekerja juga mengejar para satpam. Karena keburu kabur, para pekerja kemudian membakar motor milik oknum TNI yang terparkir di samping pos jaga.
Selain merobohkan pos satpam, pekerja yang terlanjur emosi juga membakar peralatan kantor dan memecahkan kaca. Kerusuhan dapat dikendalikan setelah satuan Sabhara dari Polresta Barelang turun dan mengamankan para pekerja.
(Muhammad Saifullah )