Memprihatinkan, Ratusan Ibu Hamil & Anak Alami Gizi Buruk

Dion Umbu Ana Lodu, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2011 20:05 WIB
Seorang ibu dan anak penderita gizi buruk di Waingapu, NTT. (Dok: Sun TV)
Share :

WAINGAPU - Ratusan anak di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menderita gizi buruk dan kurang gizi sebagai dampak dari kekeringan dan kemarau panjang yang hingga kini belum berakhir.

Menurut data dinas kesehatan setempat, hingga hari ini ada 546 anak yang menderita kurang gizi dan 235 anak menderita gizi buruk.

“Data ini kami peroleh dari 20 puskesmas yang tersebar di Sumba Timur ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, Rien Tamu Ina Tipa, di NTT, Jumat (7/10/2011).

Rien tidak menampik kemungkinan masih banyak penderita gizi buruk dan kurang gizi yang belum terdata. Dia mengkhawatirkan kurang gizi dan gizi buruk akan berlanjut pada busung lapar.

Tak hanya itu, kondisi memprihatinkan juga terjadi pada para ibu hamil di Kabupaten Sumba Timur. Rien menyebutkan ada 451 ibu hamil masuk dalam kategori kekurangan kalori.

Di Desa Kambatatana, Kecamatan Pandawai, sebagai salah satu desa dengan penderita gizi buruk tertinggi, bantuan yang diterima daerah itu masih sangat kurang. Bahkan warga harus mencari ubi beracun di hutan untuk dikonsumsi.

“Kalau lihat rumah-rumah di kampung ini sepi, ya itu karena banyak yang telah masuk hutan cari ubi. Walau ubi itu beracun, tapi kalau diolah dengan baik, orang dewasa bahkan anak-anak bisa makan,” ungkap Marlin seorang warga Desa Kambatatana saat ditemui di rumahnya.

Berdasarkan data, ada 74 desa di 22 kecamatan yang warganya terserang kurang gizi dan gizi buruk. Diperkirakan penderita akan bertambah seiring musim kemarau.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya