JAKARTA- Tersangka teroris Bom Bali I, Umar Patek, menurut Mabes Polri pernah melakukan survei ke Banten untuk menggelar latihan menembak.
"Umar Patek memang pernah ke Banten dan berencana latihan di air atau di laut, tetapi dia hanya ada di mobil dan tidak ikut melihat tempatnya," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bahrul Alam di gedung Mabes Polri, Selasa (25/10/2011).
Anton menambahkan, latihan menembak rencananya dilakukan di tengah laut agar tidak mengganggu warga sekitar.
"Latihan tembak dilakukan menggunakan perahu. Kapan dia surveinya kita masih belum tahu karena masih berupa pengakuan, nanti kita selidiki kembali," imbuhnya.
Umar Patek, sebelumnya telah melakukan serangkain rekonstruksi aksi bom Bali I. Rekonstruksi itu digelar di Denpasar dan Solo.
Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, paska rekonstruksi penyidik meminta keterangan kepada Umar perihal kegiatannya selama berada di Solo.
"Setelah dilakukan pemeriksaan per berita acara yang bersangkutan menjelaskan tentang aktivitas yang dilakukan, mulai di Denpasar hingga di Surakarta. Semua lokasi itu direkonstruksi, manfaatnya untuk diambil berita acara penyidik sebagai kelengkapan berita acara," terang Boy.
Hal itu, kata Boy, penting untuk menguatkan dakwaan terhadap Umar di pengadilan. "Yakni untuk meyakinkan hakim dalam melihat keterlibatan Umar Patek dalam bom Bali," pungkasnya.
(Stefanus Yugo Hindarto)