JAKARTA - Efektifitas bimbingan belajar (bimbel) Ujian Teori SIM terus meningkat. Hal tersebut dapat terlihat dari prosentase pemohon yang lulus dalam ujian teori SIM setelah mengikuti bimbingan belajar terus meningkat.
Dalam sepekan ini, setidaknya sudah ada 104 pemohon SIM yang mengikuti bimbingan belajar teori SIM, dengan komposisi 54 untuk SIM C dan 60 untuk SIM A.
"Dari 104 pemohon yang mengikuti Bimbel Ujian Teori SIM tersebut, 92 di antaranya lulus, dan sisanya gagal. Itu berarti prosentase keberhasilan dari bimbingan belajar ini mampu menyentuh lebih dari 80 persen," kata Kasi SIM Satpas Daan Mogot Kompol M Arsal Sahban, Senin (24/10/2011).
Efektifitas ini, lanjutnya, yang nantinya menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan intensitas dari diselenggarakannya bimbingan belajar ujian teori SIM tersebut.
"Program ini bisa dikatakan sukses. Sebab, dari data sudah bisa dilihat dengan jelas bahwa prosentase kelulusan terus meningkat seiring dengan adanya kelas bimbingan belajar," ungkap Arsal.
Hal ini akan menjadi pertimbangan saya,ucap Arsal, untuk melakukan peningkatan intensitas diselenggarakannya bimbingan belajar. Untuk saat ini, kami membuka kelas bimbingan belajar dua kali dalam sepekan, Selasa untuk SIM C dan Kamis untuk SIM A.
"Peningkatan prosentase kelulusan ini juga sejalan dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memahami aturan-aturan berlalu lintas. Pasalnya, kelas Bimbingan Belajar Ujian Teori SIM ini membekali para pemohon SIM dengan segala hal tentang aturan dan tata cara dalam berlalu lintas," tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Pamin Teori Satpas Daan Mogot, Iptu Hasbi Ibrahim mengatakan bahwa bimbingan belajar ini berkorelasi pada penurunan angka kecelakaan. "Sebab, pemohon yang lulus memiliki kemampuan yang baik dalam berkendara," paparnya.
Di lain pihak, masyarakat pun sangat terbantu dengan keberadaan bimbel uji teori SIM ini. Dituturkan salah satu pemohon SIM yang mengikuti bimbingan belajar, Rohmadi (32 tahun), mengaku mendapat pengetahuan lebih tentang lalu lintas dari kelas bimbel ini.
"Saya mendapat ilmu yang lebih detail dalam berlalu lintas dari bimbingan belajar ini. Saya sangat terbantu. Banyak manfaatnya bagi saya," tandasnya.
(Muhammad Saifullah )