Eco Teknologi Digunakan Atasi Pencemaran BKT

Ray Jordan, Jurnalis
Selasa 25 Oktober 2011 11:37 WIB
Banjir Kanal Timur (Catur Saputra/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta membersihkan sampah dan limbah cair rumah tangga yang mencemari Banjir Kanal Timur (BKT). Kanal tersebut selama ini berfungsi efektif mengurangi ancaman banjir di wilayah Jakarta.
 
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jakarta Zainudin mengatakan, aliran air harus dipastikan lancar dan tak terhalang sampah. Keberadaan kanal akan sia-sia jika alirannya mampet akibat sampah.
 
“Sangat disayangkan kalau air tidak bisa mengalir, karena itu harus segera dibersihkan," ujar Zainudin di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (25/10/2011).
 
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknsi Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Sarimuda mengakui saat ini banyak saluran penghubung kanal yang sudah tercemar dengan limbah cair rumah tangga. Untuk mengatasinya, pemerintah akan menerapkan teknologi pengolahan limbah dengan sistem eco teknologi.
 
Sistem ini mengandalkan tumbuh-tumbuhan seperti teratai yang berfungsi menjadi sarana penyaring limbah sebelum keluar mengalir ke kanal. Secara teknis, sistem ini diterapkan dengan membuat kolam kecil dengan minimal luas 150 meter persegi di saluran-saluran penghubung sebagai wadah tumbuhnya teratai.
 
Rencananya kolam pengolah limbah cair itu akan dibangun di sebanyak 19 saluran penghubung kecil dan besar. “Saat ini tingkat pencemaran air yang paling parah ada pada salurah penghubung Kali Cipinang. Itu akan menjadi prioritas kami," ujarnya.

(Insaf Albert Tarigan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya