Perpecahan Pemuda Ancam Kesatuan Bangsa

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Rabu 26 Oktober 2011 20:31 WIB
blogspot (ilustrasi)
Share :

JAKARTA – Kandidat Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Taufan Rotorasiko, mengatakan bahwa konflik yang berlarut-larut berpotensi menjerumuskan bangsa menuju perpecahan. Generasi muda sejatinya menyadari bahwa konflik mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
 
“Kongres KNPI ini merupakan masa transisi pemuda menuju kepemimpinan nasional. Jika masa transisi tersebut diwarnai dengan konflik, maka kaum muda akan sulit melakukan gerakan bersama menyelesaikan persoalan bangsa,” ujar Taufan dalam keterangannya, Rabu (26/10/2011).
 
Dia mengakui, konflik tidak dapat dihindarkan di dalam organisasi kepemudaan. Karena itu, KNPI sebagai induk organisasi kepemudaan harus memiliki manajemen konflik yang baik dan memiliki kesadaran tinggi untuk menyelesaikan keretakan yang terjadi.
 
Ketimbang berkonflik, lanjut Taufan, energi kaum muda lebih baik disalurkan untuk melakukan percepatan pembangunan bangsa. “Sampai kapan pun, pemuda tetap menjadi pilar dan tulang punggung pembangunan. Kalau konflik antar pemuda bisa berhenti, pasti akselerasi pembangunan bangsa akan lebih cepat lagi,” jelas Taufan.
 
“Mari kita jadikan konflik dan keretakan sebagai musuh bersama supaya tak terjerumus lebih dalam. Sudah saatnya calon-calon pemimpin bangsa meninggalkan ideologi yang sempit dan bersatu demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya