SBY Diminta Tegas Sikapi Penempatan Marinir AS di Australia

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Kamis 24 November 2011 16:29 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Share :

JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diminta tegas terkait rencana penempatan  2500 personel marinir Amerika Serikat (AS) di Darwin, Australia.
 
“ Indonesia perlu menunjukan sikap sebagai bangsa besar dan bermartabat, Presiden harus mempunyai sikap yang tegas dalam menghadapi isu negara tetangga serta kepentingan asing menyangkut wilayah kedaulatan rakyat Indonesia,” kata pemimpin Gerakan Beli Indonesia, Heppy Trenggono, dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (24/11/2011).
 
Dia berpendapat, pemerintah harus menolak adanya  penempatan marinir Amerika Serikat di Darwin, karena dapat mengancam kedaulatan NKRI.
 
“Saat ini banyak pihak asing yang sedang masuk dan aktif di Papua, tanpa tindakan yang tegas kita membawa Indonesia dalam kesulitan yang besar,” ujarnya.
 
“Bangsa Indonesia harus mempunyai jati diri sebagai bangsa yang bermartabat dan bangsa yang besar,’ pungkasnya.
 
Sebelumnya, pangkalan militer tersebut  dinilai dapat mengancam stabilitas keamanan kawasan. Selain itu,  diduga pangkalan itu ada  kepentingan Amerika Serikat atas basis sumberdaya mereka di Freeport yang digoyang dengan tuntutan masyarakat atas rasa keadilan yang selama ini tidak dirasakan, terutama bagi masyarakat Papua

(Carolina Christina)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya