TERNATE-Gunung Gamalama erupsi keluarkan asap hitam tebal dan gemuruh, Senin (5/12/2011) dinihari sekitar pada pukul 12.35 WIT lalu yang memuntahkan material berupa abu vulkanik dan pasir halus yang turun di sebagian wilayah kota Ternate, mulai memunculkan kepanikan warga.
Pantauan Okezone di sejumlah titik di kota Ternate, warga mulai terlihat mengungsi terutama mereka yang tinggal di daerah bagian utara pulau Ternate. Dimana, kawasan tersebut dianggap kawasan rawan mengingat berhadapan langsung dengan kepundan gunung yang terakhir meletus pada 2003 lalu itu.
Dengan menunpangi mobil dan sepeda motor, warga berupaya sendiri mengevakuasi dirinya ke tempat-tempat yang aman. Sasarannya menuju ke bagian selatan kota.
Padahal, kondisi terparah justru terjadi di kawasan selatan kota Ternate. Dimana hujan abu vulkanik justru terjadi di kawasan selatan tersebut.
“Biasanya jika terjadi letusan gunung, bagian yang seringkali rawan adalah di bagian utara kota,” kata Darwis, salah satu warga Dufa-dufa, Ternate Utara, pada Okezone.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat ada langkah-langkah dari pemerintah atau aparat terkait untuk membantu warga terutama mereka yang berada di kawasan terawan untuk membantu proses pengungsian warga tersebut.
Sementara itu, sebagian warga memilih untuk bersiaga sambil menunggu kondisi terakhir status gunung Gamalama.
“Kita tunggu arahan atau pengumuman dari pemerintah atau aparat terkait saja,” ujar Idrus, warga kelurahan Takoma, Ternate Tengah.
(Taufik Hidayat)