CIREBON - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi terhadap jatuhnya pesawat latih jenis Cessna 172 milik sekolah penerbangan Wings Flying School yang mengalami kecelakaan di Cirebon, Jawa Barat.
Tim KNKT yang dibantu aparat Kepolisian mulai mengumpulkan data di lokasi yakni di bibir pantai utara Bungko Kapetakan Kabupaten Cirebon, Selasa (20/12/2011).
Tim KNKT yang dipimpin Kapten Penerbang Khaerudin serta dibantu aparat kepolisian dan tni mulai memeriksa serpihan bangkai pesawat untuk dijadikan petunjuk penyebab terjadinya kecelakaan.
Hasilnya tidak serta merta diketahui, karena proses investigasi akan melewati berbagai tahap dan memakan waktu hingga tahun ke depan. Rencananya, bangkai pesawat akan ditarik dan dibawa ke Bandara Penggung untuk dilakukan penyelidikan.
Khaerudin, petugas KNKT, mengatakan kondisi lokasi tempat jatuhnya pesawat sulit dijangkau, sehingga petugas harus menggunakan perahu atau kapal nelayan untuk menuju lokasi. Terlebih banyaknya lumpur yang menutup pesawat juga menyulitkan tim investigasi untuk melakukan penyelidikan.
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti Gumay mengakui pesawat Cessna milik Wings Flying School melakukan pendaratan darurat di pinggir pantai.
Dalam kecelakaan tersebut, dua penumpang yang berada di dalamnya berhasil selamat. Dolly Niko, seorang instruktur, dan siswa bernama Faran dikabarkan hanya mengalami luka-luka.
(Kemas Irawan Nurrachman)