Gubernur Bali: 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni

Rohmat, Jurnalis
Selasa 27 Desember 2011 14:55 WIB
I Made Mangku Pastika (presiden.go.id)
Share :

DENPASAR - Meski angka kemiskinan di Provinsi Bali berhasil ditekan, namun Pemprov Bali masih menghadapi fakta ada 13 ribu rumah tidak layak huni yang ditempati warga miskin.
 
Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengatakan, selama 2011 ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengerem laju kemiskinan, namun Pastika mengaku belum sepenuhnya optimal.

”Banyak hal yang menggembirakan, namun sebaliknya ada beberapa yang mesti kita perbaiki seperti mengurangi kemiskinan, menekan angka pengangguran, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan perbaikan infrastruktur jalan,” beber Pastika saat refleksi akhir tahun di Press Room Kantor Gubernur, Denpasar, Rabu (27/12/2011).

Dari data statistik, pemerintah daerah mengklaim mampu menekan kemiskinan hingga 4,2 persen. Demikian pula dengan upaya mengerem angka pengangguran terbuka sampai 2,4 persen.

Namun diakui Pastika, saat ini pemprov masih dihadapi persoalan pelik menyangkut kebutuhan tempat tinggal warga miskin.

”Masih ada 13 ribu rumah tidak layak huni yang ditempati warga, ke depan kami akan upayakan untuk bisa dikurangi secara bertahap,” katanya didampingi Kabag Humas dan Protokol I Ketut Teneng.

Untuk itu, pada awal 2012 pemprov menargetkan pembangunan rumah layak huni hingga 3.000 unit. Diharapkan sampai akhir 2012 bisa dibangun lagi sekira 2.000 unit yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Pulau Bali.

Dalam kesempatan itu, Pastika juga mengkritik program corporate social responsibility (CSR) dari BUMN yang dinilai hanya untuk memenuhi selera perusahaan dan jarang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.

Untuk itu, dalam pertemuan belum lama ini dengan para bankir di Bali, pihaknya telah meminta agar anggaran CSR lebih diarahkan untuk mengatasi kemiskinan di Bali.

”Saya katakan kalau BUMN bisa mengarahkan dananya untuk hal-hal lain mungkin bisa habis dalam satu pekan. Tetapi jika untuk membangun rumah layak huni bagi warga miskin manfaatnya bisa sampai 20 tahun,” ucapnya.

Pastika meminta semua pihak untuk lebih peduli pada masyarakat miskin. “Rumah itu menjadi martabat bagi setiap orang bisa dipakai juga untuk bekerja, marilah kita bantu mewujudkan rumah layak huni bagi mereka yang tidak mampu,” tutupnya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya