Mahasiswi IAIN Dibunuh Oknum TNI, Keluarga Tak Akan Damai

, Jurnalis
Sabtu 31 Desember 2011 21:10 WIB
Ilustrasi mayat (dalje.com)
Share :

DEMAK - Keluarga SF, perempuan 23 tahun yang tewas dibunuh oknum TNI yang bertugas di Kodam IV Diponegoro, Jawa Tengah, meminta kasus kematian anak mereka diusut hingga tuntas. Keluarga korban menegaskan tidak akan menempuh jalan damai.

Syaiful Adnan, paman korban, mengaku keluarga tidak menyangka, Sertu HE yang masih tetangga di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, itu tega membunuh keponakannya. Korban dan pelaku sudah berpacaran sejak beberapa tahun lalu.

Sementara itu Kepala Desa Banyumeneng, Muhammad Naim, mengatakan tiga hari sebelum pembunuhan SF, pelaku meminta surat pengantar untuk menikah. Namun dalam surat pengantar tersebut, HE bukan menikah dengan korban. melainkan dengan perempuan lain asal Pati.

Konflik cinta segitiga inilah yang diduga menjadi motif pembunuhan terhadap mahasiswi IAIN Wali Songo Semarang yang juga guru bahasa Inggris di sebuah madrasah tsanawiyah itu.

Seperti diketahui, SF ditemukan tewas tanpa identitas dengan luka jeratan di leher dan pukulan benda keras di wajah di hotel kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang. Pelaku kini diperiksa di Denpom Salatiga.

Jenazah korban dimakamkan di area pemakaman Ki Ageng Giri pada Jumat sore kemarin.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya