JAKARTA - Empat gedung Sekolah Dasar Negeri di kawasan kompleks Jalan Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dibobol maling, kejadian tersebut saat sejumlah sekolah libur.
Akibatnya, arsip serta kelengkapan sekolah berupa enam unit komputer dan lima unit infocus di SDN 08 Pagi, SDN 03 Petang, SDN 01 pagi dan SDN 012 raib.
Kepala sekolah SDN 08 Pagi, Isnil Padjari mengatakan, dirinya tidak mengetahui ada tanda-tanda kemalingan di sekolah yang dipimpinnya itu.
"Waktu pintu saya buka, saya tidak melihat ada tanda-tanda kemalingan," ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/1/2012)
Isnil menambahkan, setelah dirinya memasuki ruangan tempat bekerja. Keadaan meja yang dipenuhi arsip sekolah sudah berantakan di lantai.
"Saya sempat kaget karena ruangan sudah berantakan dan Pintu jendela yang sudah dipasang teralis tidak ada kacanya," tambahnya
Setelah memerika ruang tersebut, dua unit komputer yang berisi data 518 kesiswaan sekolah, data keuangan sekolah hilang. Bahkan, dua infokus yang disimpan di dalam lemarin hilang juga. "Kunci lemarinya dijebol juga," tuturnya
Setelah itu Isnil memastikan apakah gedung sekolah SDN 03 petang mengalami hal yang serupa, saat memasuki ruang itu, hal yang sama ditemui yakni ruangannya berantakan.
"Ruangnya berantakan dan dua unit computer berisi data kesiswaan 512 juga enggak ada, tiga infokus juga nggak ada," tutur pria yang menjabat di dua kepala sekolah yakni, SDN 08 pagi dan SDN 03 petang.
Panik melihat hal tersebut, Isnil langsung memangil petugas sekolah yang lain dan memeriksa ruangan-ruangan. Saat melakukan pemeriksaan dirinya melihat bangkai computer tersebut berada di halaman belakang. Namun, isi dari komputer seperti hardisk, moutherbord, CD room tidak berada di tempatnya. "Pencuri ngambil hardisk dan moutherbordnya," jelasnya
Ironisnya, lanjut Isnil, kejadian serupa juga terjadi di SDN 01 pagi dan SDN 12, hanya saja di dua gedung sekolah tersebut hanya dua unit komputer yang berisi data sekolah ikut raib. "Mereka juga hilang juga dan ini yang kedua kalinya di alami dua SD tersebut," pungkasnya
Atas peristiwa tersebut, keempat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Jalan Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat mengalami kerugian yang di taksir sebesar ratusan juta rupiah.
Kepala Polisi Sektor Cengkareng, Komisaris Polisi Rudy Reinewald membenarkan Peristiwa tersebut dan saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan. "Kita masih melakukan penyelidikan tentang kasus ini," ucapnya
(Ferdinan)