Marak Kekerasan, PDIP Usul Kapolri Dievaluasi

Misbahol Munir, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2012 17:31 WIB
Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo
Share :

JAKARTA - Serangkaian kasus kekerasan dan lemahnya Polri dalam menegakkan hukum di Indonesia kembali mencuatkan isu tentang penggabungan institusi Polri ke dalam sebuah Kementerian.
 
Menanggapi hal itu Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Achmad Basarah, menilai keberadaan institusi Polri di bawah tanggung jawab presiden langsung sudah bagus. Hal yang perlu diperbaiki, kata Basarah, adalah persoalaan kepemimpinan di dalam tubuh kepolisian.
 
"Polri di bawah presiden seperti saat ini sudah bagus, namun hal ini lebih ke leadershipnya saja," ujar Basarah saat jumpa pres  di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/1/2012).
 
Menurut anggota Komisi III itu, wacana penggabungan Polri ke dalam sebuah Kementerian Dalam Negeri atau Menteri Hukum dan HAM justru dikhawatirkan semakin tidak terkontrol.
 
"Posisi ini sudah yang terbaik, kalau digabung nantinya akan sulit dikontrol. Kalau sekarang kan presiden yang langsung mengontrol," jelasnya.
 
Lanjut Basarah, buruknya kinerja kepolisian lantaran tidak dapat mengatasi kasus kekerasan dan penegakan hukum lainnya. Oleh sebab itu, jalan keluar yang paling memungkinkan untuk memperbaiki institusi Polri adalah dengan memperbaiki kepemimpinan.
 
"Ya leadership itu bisa dari Presiden, Kapolri, bahkan Kapolda-kapoldanya perlu dievaluasi," jelasnya.
 
Tak hanya itu, PDI Perjuangan mendukung adanya evaluasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
 

(Insaf Albert Tarigan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya