JAKARTA - Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, mengatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menerima laporan terkait gempa bumi berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) di Aceh.
"Sudah dilaporkan tadi pagi, Presiden langsung verifikasi, dan telah menginstruksikan kepada BNPB untuk menanganinya," kata Julian saat dihubungi okezone, Rabu (11/1/2012).
Dia menambahkan, SBY sempat kaget dengan kejadian bencana alam di ranah rencong itu.
"Iya, Presiden tentu ya kaget juga dan meminta agar dilangkukah langkah cepat dibawah koordinasi Menko Kesra," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh sempat menginformasikan bahwa gempa yang berpusat di barat laut Pulau Simeulu itu berpotensi tsunami, namun peringatan tsunami dicabut sekira satu jam kemudian.
Pascagempa 7,1 SR yang terjadi pada pukul 01.36 WIB, sudah terjadi empat kali gempa susulan. Terakhir, gempa terjadi pukul 04.00 WIB dengan kekuatan 5 SR bertitik pusat di 325 kilometer barat daya Pulau Simeulu. Namun gempa tidak sampai dirasakan di Banda Aceh.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)