Kawat Berduri, Oli, dan Paku Tak Mampu Disiplinkan Penumpang KRL

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Kamis 12 Januari 2012 17:00 WIB
(Andika Pradipta/okezone)
Share :

DEPOK – Sosialisasi pemasangan kawat berduri di stasiun hingga kini tidak efektif. Para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) masih tetap banyak yang naik di atap kereta.
 
"Kita telah melakukan berbagai hal untuk mencegah penumpang naik di atap  kereta, namun hasilnya belum memuaskan," kata Kepala Stasiun Depok Lama Dwi Purwanto di Depok, Kamis (12/01/12).
 
Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan dengan cara memasang paku di atap kereta dan menaburkan oli, tetapi penumpang tidak juga jera. Penerapan denda atau sidang di tempat kejadian, kata dia,  juga pernah dilakukan di stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan lengkap dengan polisi jaksa dan hakim, namun hal tersebut juga belum memberikan efek jera kepada penumpang.
 
“Pada Jumat (pekan lalu) besok kami mengundang ustadz memberikan imbauan kepada penumpang untuk tidak naik di atap kereta, tapi dampaknya belum dirasakan hingga saat ini, naik di atap KRL memang sangat berbahaya bagi keselamtan jiwa penumpang pada 2011 seorang penumpang tewas tersengat aliran listrik tegangan tinggi ketika naik di atas KRL. Seharusnya kejadian ini memberikan efek jera bagi penumpang, tapi hingga saat ini belum ada pengaruhnya," ujarnya.
 
Dwi mengatakan, larangan penumpang naik di atap kereta sesuai dengan pasal 183 ayat 1 dan 207 UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam pasal 183 ayat 1 disebutkan  bahwa setiap orang dilarang berada di atap kereta, di lokomotif, di dalam kabin masinis, di gerbong atau di bagian kereta yang peruntukannya bukan untuk penumpang.
 
“Kebiasaan penumpang naik di atap KRL ada dua kemungkinan yaitu hobi atau memang karena penumpang kereta di dalam sudah penuh terutama pada jam sibuk yaitu pagi dan sore hari. Walaupun di dalam kereta kosong tapi ada juga penumpang tetap naik di atap kereta,” paparnya.

(Insaf Albert Tarigan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya