JAKARTA - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono menyatakan semua mobil menteri akan menjadi percontohan untuk dipasang conventer gas. Hal ini dilakukan menyusul kebijakan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per 1 April mendatang.
“Semua mobil menteri dan pejabat tinggi karena itu merupakan bagian yang diberikan secara gratis dan memang itu adalah mobil negara,” ujar Agung kepada wartawan usai rapat intern dengan presiden SBY, di Kantor Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (16/1/2012).
Conventer tersebut akan diproduksi oleh Perseroan Terbatas Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun, pemerintah masih membuka opsi impor jika keduanya tak mampu memproduksi seluruh kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan converter akan diusahakan diproduksi di dalam negeri. Adapun pemasangan converter di mobil dinas menteri, secara teknis akan diatur oleh Menteri Sekretaris Negara.
(Insaf Albert Tarigan)