JOMBANG - Tiga hari libur ternyata membuat makam mantan Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid dibanjiri peziarah. Mereka memanfaatkan momen libur panjang untuk mendatangi makam Gus Dur di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Pantauan okezone Senin (23/1/2012), ratusan peziarah memadati pendopo di sebelah makam Gus Dur. Pihak Ponpes sendiri telah membangun satu bagunan di area makam. Bangunan dua lantai itu memang dipadati para peziarah. Agar tidak mengganggu aktivitas Ponpes, para peziarah pun harus melalui pintu sebelah utara ponpes.
"Kebetulan hari ini khan libur dan kami sudah dua kali datang ke makam Gus Dur ini," kata Muhammada Amin, peziarah asal Banjarmasin saat ditemui okezone di lokasi, Senin (23/1/2012).
Membludaknya pengunjung ini diakui oleh David, salah seorang petugas keamanan makam Gus Dur di gerbang sebelah utara. Sejak hari Sabtu 21 Januari lalu, terjadi peningkatan jumlah pengunjung. "Dari buku tamu yang ada, hari Sabtu sekitar 300 Bus, Minggu 600 Bus dan pada hari Senin hingga pukul 10.00 WIB sudah ada 200 Bus," kata David.
Dengan asumsi, satu bus terdapat 60 kursi. Jumlah itu belum lagi ditambah dengan peziarah yang menggunakan mini bus dan kendaraan pribadi. David juga mengaku, momentum liburan ini memang sering terjadi peningkatan jumlah peziarah. Selain peziarah lokal, makam Gus Dur juga didatangi peziarah dari luar pulau Jawa.
"Pada hari Minggu itu banyak yang datang dari Banjarmasin. Termasuk hari ini juga ada beberapa," katanya.
Waktu berziarah di makam Gus Dur ini tetap sama seperti hari-hari biasaya. Jam ziarah akan dibuka pada pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kemudian akan dibuka lagi pada pukul 20.00 WIB dan ditutup pada 03.30 WIB.
Ditambahkannya, meski saat ini bertepatan dengan tahun baru Imlek, belum ada peziarah dari etnis tionghoa yang datang ke makam Gus Dur. "Belum ada. Tapi rencananya besok akan datang dari kedutaan besar Amerika Serikat bersama rombongan datang ke makam Gus Dur," tukasnya.
(Rizka Diputra)