Jelang Kedatangan Wapres, PKL Diminta Tak Berjualan

Amir Tejo, Jurnalis
Selasa 24 Januari 2012 10:47 WIB
Share :

SURABAYA - Menjelang kedatangan Waki Presiden Boediono di Surabaya, Jawa Timur, pedagang kaki lima diminta tidak berjualan selama tiga hari mulai hari ini hingga Kamis 26 Januari.

Para pedagang yang diminta libur berjualan adalah para PKL yang menjajakan barang di Jalan Kalibutuh dan Jalan Demak.

Jalan Kalibutuh dikenal sebagai lokasi pasar tumpah. Setiap pagi, ratusan PKL mengais rejeki dengan berjualan sayur dan kebutuhan pokok lainnya. Selain pedagang sayur, pasar ini juga menjadi tempat kulak para pedagang sayur keliling. Sedangkan Jalan Demak diisi puluhan pedagang suku cadang sepeda motor.

Sosialisasi bagi PKL sudah dilakukan sejak 20 Januari lalu. Beberapa pegawai dari Kelurahan Tembok Dukuh mendatangi para PKL satu per satu meminta mereka menutup lapaknya.

Tak banyak komentar pedagang terkait dengan permintaan penutupan lapak para pedagang. Mereka memilih mengikuti perintah tersebut, namun ada juga yang merasa keberatan.

“Kalau pasarnya tutup, terus mau diapakan lagi. Terpaksa saya juga ikut libur,” kata Edi, salah seorang pedagang sayur keliling, Selasa (24/1/2012).

Wakil Presiden Boediono akan berkunjung ke Kota Surabaya. Salah satu agendanya membuka NU Expo yang akan diadakan di Grand City pada 26-29 Januari 2012. Sedangkan kegiatan di sekitar Jalan Kalibutuh, Boediono akan berziarah di Makam Tembok, Surabaya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya