JAKARTA - Puting beliung menerjang 8 wilayah hari ini dalam waktu yang relatif hampir bersamaan. Posko BNPB mencatat 8 wilayah yaitu Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Sukabumi dan Indramayu.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, putting beliung terjadi pada pukul 12.30 di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Tercatat 35 orang luka-luka, 459 rumah rusak ringan hingga sedang. Selain itu, angin juga merusak 4 gedung sekolah, 60 pohon tumbang, dan 20 tiang listrik roboh.
“Bangunan seperti sekolah, kantor, puskesmas, dan masjid rusak. Sedangkan di Jakarta Selatan mengakibatkan 1 orang tewas, 2 pohon roboh, dan 4 kendaraan rusak,” katanya dalam rilis yang diterima Okezone, Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Dia menambahkan, di Situbondo puting beliung menerjang 6 kecamatan yaitu Mangaran, Kapongan, Panji, Panarukan, Kecamatan Kota, dan Sumbermalang. Ratusan rumah warga rusak, terparah terjadi di Kecamatan Mangaran. Bencana juga melanda Kediri. Selain merobohkan sejumlah fasilitas umum di Kecamatan Mojo juga memporak porandakan rumah milik warga.
“Belum diketahui jumlah pasti rumah yang rusak akibat angin kencang tersebut. Di Kota Blitar, pohon-pohon besar tumbang, akibat diterjang angin kencang. Akibatnya, sebuah mobil rusak berat dan 5 orang harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit karena terluka. Sedangkan di Malang 2 warga harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius,” katanya.
Puting beliung juga melanda 3 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, yaitu Ciracap, Cidahu, dan Cicurug. Di Indramayu Jawa Barat, putting beliung menerjang Kecamatan Juntinyuat dan merusak 97 rumah di dua desa.
“BPBD masih melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada masyarakat. Puting beliung disebabkan oleh pengaruh pusat sistem tekanan rendah di perairan selatan Nusa Tenggara Timur. Masyarakat diimbau terus waspada mengingat kemungkinan meningkatnya menjadi siklon tropis,” katanya.
(Insaf Albert Tarigan)