MOJOKERTO - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kembali harus meregang nyawa saat berada di negeri orang. TKI tersebut ditemukan tewas terapung di sungai tidak jauh dari tempatnya bekerja di Serawak, Malaysia.
TKI yang diketahui bernama Eko Nurul Sobirin, (24), warga Desa Bejijon, Trowulan, Mojokerto, telah bekerja di Malaysia sejak tahun 2008, pada sebuah perusahaan konstruksi kapal.
Kabar penemuan jenazah anak pasangan Muslih Harianto dan Seriarsih di dalam sungai, diterima pada, Senin (23/1/2012), lalu. Namun hingga Jumat (27/1/2012) kemarin, kabar pemulangan dan penyebab tewasnya Eko belum diterima keluarga.
Menurut salah seorang kerabat, Mariasih, Eko diketahui menghilang dari mess tanpa membawa handphone dan dompet pada Minggu (22/1/2012). Setelah ditunggu hingga semalaman tak kunjung pulang, beberapa rekannya kemudian mencarinya.
"Eko ditemukan sudah tewas di sungai/,dekat mess tempat bekerja," ujar Mariasih, Jumat (27/1/2012).
Saat ditemukan, wajah eko sudah tidak dapat dikenali. Jenazahnya dapat dikenali, hanya dari baju dan celana yang dikenakan. Sedangkan pihak keluarga baru mendapat kabar, jika jenazah Eko saat ini berada di salah satu rumah sakit di Serawak, Malaysia, dan diperkirakan hasil visum baru diketahui pada hari Senin depan.
Hingga kini pihak keluarga hanya dapat berharap dari pemerintah agar ikut mendukung mencari penyebab tewasnya Eko, serta meminta jenazah segera dipulangkan. (ctr)
(Ferdinan)