SOLO - Sehari setelah insiden singa lepas, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah, sudah dibuka kembali untuk umum. Situasi di TSTJ pun sudah kembali normal.
Pantauan di lokasi, sejumlah pengunjung sudah berdatangan dan penasaran melihat ke lokasi kandang Oni, singa yang lepas dari kandangnya kemarin.
Oni yang sempat ditembak dengan peluru bius, Rabu (1/2/2012) pagi ini sudah siuman. Meski demikian kondisinya belum sepenuhnya normal karena pengaruh obat bius.
Petugas sudah menyiapkan makanan untuk Oni pagi tadi, padahal sebelum lepas dan menerkam hingga mati seekor onta kemarin, pakan baru diberikan setiap sore.
Sementara onta berpunuk satu yang menjadi korban terkaman singa sudah dikubur di kompleks TSTJ. Dengan kematian onta sumbangan Kebon Binatang Surabaya itu, TSTJ kini hanya memiliki koleksi empat onta berpunuk satu.
Sementara itu, Kepala TSTJ Lilik Kristianto berharap insiden kemarin tidak memengaruhi animo warga untuk berkunjung ke TSTJ. Berkaca dari insiden ini pihaknya akan menambah pintu khusus sebagai upaya pencegahan. Dalam waktu dekat akan ditambah pintu di setiap kandang singa dan harimau.
Lilik mengatakan ihaknya masih mendalami kasus lepasnya singa berusia lima tahun itu dengan memeriksa petugas jaga. Dugaan sementara, penjaga berinisial AG tersebut lalai dan lupa mengunci kandang.
(Dian AF)