PURWOREJO - Warga Desa Mudalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terpaksa menggunakan pipa PDAM untuk menyeberangi sungai. Jembatan gantung yang ada hanyut diterjang banjir.
Pemandangan warga yang menantang maut menyeberang melalui pipa milik PDAM bisa dijumpai setiap hari di Desa Mudalrejo.
Warga terpaksa melintasi pipa PDAM berdiameter sekira 40 sentimeter dan panjang 20 meter itu karena jembatan gantung yang biasa digunakan hanyut diterjang banjir.
Siapa saja yang melintas menghadapi risiko jatuh dari pipa licin dan tidak dilengkapi dengan pengaman itu. Hanya dua besi kecil yang berada di samping kiri dan kanan pipa sebagai pijakan.
Padahal, sebelumnya sudah ada warga yang tewas jatuh ke sungai. Ada juga warga yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang terbawa derasnya aliran sungai.
Basir Mahendra, seorang pelajar SMP, Rabu (1/2/2012), mengatakan warga nekat karena jika memutar mereka harus menempuh perjalanan lima kilometer.
Basir berharap pemerintah setempat membuatkan jembatan yang lebih aman sebagai akses warga dan pelajar untuk memudahkan aktivitas mereka.
(Dian AF)