JAKARTA - Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol Nanan Soekarna dikritik atas sikapnya yang bergaya hedonis seperti menjadi ketua klub motor gede. Namun, bagi Nanan hal itu dilakukan atas dasar ibadah.
"Itu kan semua amal ibadah. Saya tidak digaji loh," ujar Nanan ketika ditanyakan wartawan terkait dirinya yang menjadi ketua klub motor besar, di DPR kemarin.
Nanan menambahkan bahwa apa yang dilakukannya di Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) karena masih terkait dengan profesinya selaku penegak hukum dan polisi. Salah satunya terkait bagaimana balapan dan berkendara yang benar.
"Tidak ada lagi arogansi," ujar Nanan.
Nanan juga mengaku melakukan semua aktivitas tersebut atas sepengetahuan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo. Lagipula, menurut pengakuan Nanan, untuk mengendarai motor gede, dirinya tak perlu memiliki kendaraan tersebut karena memiliki sejumlah teman yang punya banyak kendaraan motor gede.
Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) mempertanyakan jabatan sampingan Wakapolri Komjen Pol Nanan Soekarna, sebagai Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).
Menurut Ketua Presidium IPW Neta S Pane, posisi prestisus itu amat kontras dengan kecendrungan polisi yang selalu mengeluh soal kesejahteraan.
(Ahmad Dani)