Perayaaan Galungan di Bali Diliputi Rasa Keprihatinan

Rohmat, Jurnalis
Kamis 02 Februari 2012 00:13 WIB
(Foto: tourworldinfo.blogspot)
Share :

BALI - Perayaan Hari Raya Galungan umat Hindu di Bali diliputi rasa keprihatinan menyusul banyaknya musibah akibat cuaca buruk.

Bupati Badung A.A Gde Agung saat perayaan Galungan mengingatkan kepada umat Hindu untuk tidak berlebihan dalam merayakan hari raya yang datang setiap enam bulan ini.

"Galungan mengingatkan manusia secara ritual dan spiritual agar selalu memenangkan dharma atau kebenaran atas dharma atau kejahatan," kata Gde Agung disela perayaan Galungan di  Puri Ageng Mengwi, Rabu (1/2/2012).

Menurutnya, menyambut Galungan juga memahami batas kesusilaan dan keprihatinan terhadap kondisi bangsa saat ini.

Kata dia, Galungan dan prosesi upacaranya  harus dimaknai sebagai penyatuan rohani guna mendapat pandangan dan pendirian yang terang dan teguh.

"Terlebih Kabupaten Badung yang
belakangan ini mengalami beberapa hantaman bencana akibat cuaca buruk. Saya harap umat Hindu dapat menjadikan Galungan sebagai momentum menumbuhkan empati dalam kemurnian hati terhadap sesama manusia, juga alam semesta," ujarnya.

Bencana longsor yang terjadi di sejumlah wilayah seperti di depan Pura Taman Ayun Mengawi pada 28 Januari lalu hingga merenggut nyawa seorang balita menjadi perhatiannya.

Untuk itu, tepat di Hari Raya Galungan  dilakukan pemujaan di pemerajan puri, Pura Taman Ayun serta khayangan jagat lainnya guna memohon keselamatan.

Perayaan Galungan di Denpasar dan Badung berlangsung cukup meriah. Sejak pagi, umat Hindu telah memenuhi rumah ibadah. Gerimis air hujan tak mengurangi kekhidmatan umat untuk melaksanakan persembahyangan. (tri)

(Carolina Christina)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya