JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mengatakan lima orang warga yang terlibat bentrok dengan polisi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), perbatasan Riau-Sumatera Utara masih dalam pemeriksaan.
"Tentunya dalam pemeriksaan nanti apakah perlu ditahan, semua hasil proses penyidikan di wilayah," kata Timur usai menghadiri rapat di kantor Kementrian Koordinator bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2102).
Menurut mantan Kapolda Metro Jaya ini, terkait penembakan terhadap warga yang dilakukan oleh anggota Bimob, semua sudah sesuai prosedur. "Kalau itu ada langkah-langkah membahayakan saya kira harus dilumpuhkan," tegasnya.
Dia meyakinkan apa yang telah dilakukan angota polisi di lapangan bisa dipertanggungjawabkan.
"Tim juga sudah turun. Tapi bagaimana mengeluarkan yang melumpuhkan tadi melalui prosedur. Tentunya masih ada proses lebih lanjut," pungkasnya.
(Dede Suryana)