BK: Duit Rp5,7 M Korting Ruang Banggar Masuk Kas Negara

Ferdinan, Jurnalis
Minggu 05 Februari 2012 06:50 WIB
Ruang Sidang Banggar DPR (Foto: Ferdinan/Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Kehormatan (BK) DPR memastikan duit Rp5,7 miliar hasil penghematan proyek renovasi ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR masuk ke kas negara. Uang penghematan ini berasal dari selisih harga pembelian barang impor dengan pembelian barang pengganti.

"Ada rinciannya, jadi selisih dari harga pembelian barang itu langsung masuk ke kas negara melalui Kementerian Keuangan. Rp5,7 miliar dipastikan selamat, karena anggaran sisa ini langsung dikembalikan," kata Ketua BK DPR M Prakosa kepada okezone, Sabtu (4/2/2012) malam.

Prakosa menjelaskan sisa Rp5,7 miliar dari total nilai proyek Rp20 miliar didapat dari selisih pembelian barang impor dengan barang pengganti buatan lokal. Setjen dan kontraktor pelaksana proyek akhirnya mengganti sejumlah barang impor sesuai rekomendasi BK.

Barang yang diganti antara lain kursi anggota dan pimpinan Banggar, lampu di ruang pimpinan dan perangkat audio nir kabel. Peralatan dan perlengkapan ruang Banggar rata-rata merupakan barang impor di antaranya karpet buatan Amerika Serikat Rp900 juta, kursi buatan Jerman Rp24 juta per unit, video wall Rp3 miliar dan lampu impor dari Belanda senilai Rp3 miliar. Seluruh aksesoris ini nilainya mencapai Rp14 miliar dari nilai total proyek Rp20 miliar.

Prakosa menyebut, dengan adanya penghematan ini, total anggaran yang dikeluarkan untuk renovasi ruang Banggar menjadi Rp14 miliar. "Sisa lebih penghitungan anggaran masuk ke kas negara. Ini sudah tertuang dalah kontrak antara pejabat pembuat komitmen (Kabiro Harbangin DPR) dan pelaksana proyek," pungkasnya.

Pergantian kursi impor Banggar dilakukan pada Kamis, 2 Februari 2012 malam. Sebanyak 177 kursi diangkut ke gudang milik PT Dekorindo di Parung, Bogor, Jawa Barat. Rencananya BK akan kembali melakukan rapat konsultasi dengan Setjen DPR dan konsultan proyek untuk membahas tindak lanjut dari proyek ini.

(Ferdinan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya