Komplotan Pencuri Brankas di UI Dibekuk

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Senin 06 Februari 2012 20:10 WIB
Foto: Marieska/okezone
Share :

DEPOK- Polres Depok berhasil membekuk komplotan spesialis pencurian brankas milik bank yang beroperasi di daerah Jawa dan luar Jawa.

Ketiga pelakunya adalah Jac (40), Rus (36), dan Yau (38). Mereka juga merupakan pembobol brankas di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kampus Universitas Indonesia (UI) Depok.

Tertangkapnya tiga tersangka itu berawal dari penyelidikan kasus pencurian brankas dan harta benda milik PNJ dengan total nilai Rp15 juta. Peristiwa pencurian itu terjadi pada 7 Oktober 2011. Dalam penyelidikan itu Satuan Reskrim Polresta Depok menangkap salah satu anggota komplotan tersebut berinisial Jac.

Disampaikan Jac bahwa teman-temannya itu berada di Gedung Biru, Kalimalang, Jatimulya, Bekasi. Sabtu (4/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB, petugas bersama Jac menuju Gedung Biru. Di gedung biru petugas menemukan HM (45), penjaga pintu gedung tersebut. Dengan cepat petugas meminta HM menunjukan kamar-kamar anggota komplotan tersebut.

Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan mulai dari lantai dua hingga lantai lima dan turun lagi ke lantai satu, HM bersama petugas pun mencari anggota komplotan Jac. Dari pencarian hingga Minggu (5/2) pagi, petugas pun mendapatkan 12 orang. Namun setelah dilakukan penyidikan hanya dua yang terbukti, yakni Rus dan Yau. Sisanya dilepaskan.

"Gedung itu merupakan base camp mereka. Sehabis melakukan tindak kejahatan mereka mabuk-mabukan di gedung bekas arena biliar itu. Di tempat itu juga mereka membongkar brankas. Terakhir mereka beraksi di Serang sepekan yang lalu," ujarnya kepada wartawan, Senin (6/2/2012).

Mulyadi menambahkan cara komplotan itu mencuri brankas dengan merusak pintu utama dan eternit untuk masuk ke dalam bank. Setelah itu mencopot brankas yang tertanam di dinding. Bila brankasnya bisa dibuka ditempat maka harta benda yang ada di brankas itu diambil semua. Jika tidak bisa maka brankas itu dibawa ke Gedung Biru.

“Barang bukti yang berhasil diamankan adalah brankas dan CCTV milik Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), obeng, 3 unit monitor LCD, sepasang speaker aktif, dan sebuah proyektor,” tandasnya.

(Carolina Christina)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya