JAKARTA - Puluhan orang dari Perhimpunan Pedagang Thamrin City mendatangi Balai Kota DKI Jakarta untuk melaporkan pembentukan Perhimpunan Pedagang Thamrin City lainnya yang mereka anggap dibentuk secara sepihak.
"Kami mendatangi kantor Gubernur DKI untuk meminta agar mereka meninjau dan tidak mengesahkan organisasi Perhimpunan Pedagang Thamrin City yang dibentuk oleh developer (pengembang) Thamrin City," ujar Nurkia, Sekretaris Perhimpunan Pemilik Pedagang Thamrin City di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
"Kita minta keadilan. Sekarang ada perhimpunan pedagang versi developer. Kita tuntut supaya ini tidak disahkan oleh Pemprov DKI," ungkapnya.
Dia juga mengaku telah bertemu dengan Kepala Dinas Perumahan Pemprov DKI dan masalah tersebut akan ditinjau oleh Pemprov DKI. "Beliau mengatakan akan meninjau dan tidak akan mengesahkan," ungkapnya.
Puluhan orang ini mendatangi Balai Kota DKI dengan mengendarai mobil pribadi. Pantauan okezone, ada sekira 30 mobil terpakir di depan Kantor Gubernur dengan memakan tiga lajur jalan. Otomatis hal ini membuat Jalan Medan Merdeka Selatan menjadi sedikit tersendat.
"Parkir mobil-mobil ini bikin agak tersendat di belakang. Normalnya jalan ini bisa lima lajur," ujar Brigadir Agus Suratno, petugas lalu lintas saat ditemui wartawan.
Namun demikian, Agus mengatakan aksi demonstrasi ini masih dalam kewajaran dan arus lalu lintas masih bisa terkendali.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)