JAKARTA - Kegiatan belajar mengajar di SDN Kompleks Pintu Besi, Pasar Baru, Jakarta Pusat, terganggu. Hal ini lantaran beberapa ruang kelas di sekolah tersebut digunakan sebagai posko pengungsian korban kebakaran.
Kepala SDN Komplek Pintu Besi Ponco Haryono mengatakan, murid SDN kelas 1 satu 5 diliburkan selama tiga hari ke depan. "Yang kelas 6 tetap masuk, karena minggu ini digelar try out untuk menyambut ujian akhir," ucap dia di SDN Kompleks Pintu Besi, Rabu (8/2/2012).
Menurut Ponco, Kompleks SDN pintu besi terdiri dari 8 sekolah yakni SDN Pasar Baru 01, 02, 03, 04, 05, 07, 09, dan 013.
"Lantai satu ruangan sekolah dikhususkan bagi para pengungsi, sementara lantai dua dan tiga dioptimalkan untuk kegiatan belajar siswa," lanjutnya. Khusus untuk kelas 6, kata dia, kegiatan belajar berlangsung seperti biasa. Hanya saja waktu belajar para siswa dikurangi.
Ponco mengaku belum mengetahui sampai kapan para pengungsi akan berada di sekolah tersebut. Namun ke depannya Ponco mengusahakan agar kegiatan belajar tetap berlangsung.
Sementara itu untuk siswa-siswinya yang turut menjadi korban kebakaran, Pihaknya telah bekerja sama dengan Suku Dinas Pendidikan Dasar untuk memberikan bantuan berupa seragam dan peralatan sekolah.
Seperti diberitakan, kebakaran telah meluluhlantakan ratusan rumah di Jalan Lautze Dalam, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, kemarin siang. Dugaan sementara musibah itu bersumber dari arus pendek di salah satu rumah warga.
(Dede Suryana)