JAKARTA - Satu dari dua orang komplotan pencuri sepeda motor harus ditembak kakinya oleh petugas Polsek Metro Duren Sawit, saat akan dibekuk.
Kedua pelaku yang diketahui bernama Andi Rustam (21), warga Tanjung Aji RT 03 RW 09, Tanjung Aji, Lampung Timur dan Sarnubi (36), warga Kampung Dua RT 02 RW 02, Jaka Sampurna, Bekasi Barat, ditangkap petugas saat akan melakukan aksinya. Bahkan kaki Andi harus merasakan timah panas petugas, karena mencoba melawan saat akan ditangkap.
"Ya, benar kami menangkap dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor," ujar Kapolsek Duren Sawit Kompol Titik Setyowati kepada okezone, Kamis (9/2/2012).
Kejadian ini bermula pada pukul 04.00 WIB tadi, ketika tiga anggota patroli Polsek Duren Sawit sedang melintas di Jalan Raden Inten, melihat empat orang yang menggunakan dua sepeda motor berhenti di depan bengkel BAS.
Adanya gelagat yang mencurigakan petugas kemudian menghampiri empat pelaku, namun tiba-tiba saja salah seorang dari mereka menodongkan senjata api ke arah Brigpol Sunu.
Karena kaget, Brigadir Sunu kemudian menabrakan motor Honda Revo nopol T 5808 HD yang dikendarainya ke arah pelaku, dan salah seorang petugas lainnya, Brigadir Mursidi, langsung melepaskan tembakan ke udara.
Melihat hal itu, pelaku yang menodongkan senpi langsung menjatuhkan senjatanya dan melarikan diri. Karena tak ingin, buruannya kabur petugas kemudian memuntahkan timah panas dan mengenai kaki Andi.
Dari tangan mereka petugas berhasil mengamankan kunci T, berikut tiga mata, senpi rakitan dengan empat peluru PIN 5, dan jimat. "Mereka diduga merupakan kelompok Lampung," kata Titik.
Saat ini, dua pelaku, Andi beserta Sarnubi diamankan di Mapolsek Duren Sawit, sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)