JAKARTA- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi penyelidikan atas kasus kecelakaan bus maut di Cisarua, Bogor, Jumat 10 Februari lalu. Hasil investigasi rencananya akan diumumkan dalam waktu tiga bulan ke depan
Ketua KNKT Tatang Kurniadi menyatakan investigasi atas kecelakaan bus maut yang menelan 14 korban tewas serta 46 luka itu mencakup sistem transportasi. Mulai awak kendaraan, kelaikan bus, serta rambu rambu yang ada. Untuk itu KNKT membutuhkan waktu sekira tiga bulan untuk mengungkap penyebab kecelakaan maut itu.
“KNKT akan meminta langsung keterangan para korban yang saat ini dirawat di Rumah Sakit PMI Bogor. Satu per satu korban yang ada di RS PMI akan dimintai keterangannya,” kata Tatang, Minggu (12/2/2012).
Lebih lanjut Tatang mengatakan ada penyebab lain dari kecelakaan yang terjadi di kawasan Puncak itu, di antaranya rambu lalu lintas, pohon yang menghalangi jalan, serta reklame iklan di jalan. “Tatang berjanji hasil investigasi tersebut akan menjadi masukan bagi pihaknya,” katanya.
(Stefanus Yugo Hindarto)