CIANJUR - Dede Zaenudin (51), warga Kampung Mindi, Desa Giri Mulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, korban tewas kecelakaan bus Karunia Bakti, di Cisarua, Bogor, pagi tadi dimakamkan di TPU tempat tinggal korban.
Fuad, adik korban, Minggu (12/2/2012), menuturkan ada kelakuan yang tidak bisa ditunjukkan korban sebelum menaiki bus maut tersebut pada Jumat 10 Februari malam lalu.
Kakaknya saat itu berpamitan dengan bersalaman dan meminta maaf. Tidak hanya keluarga yang dijabat tangannya oleh Dede, para tetangga sekitar rumah pun juga didatangi dan diajak bersalaman. Meski demikian keluarga sama sekali tidak menyangka bahwa salaman dan ucapan itu adalah yang terakhir kali.
Masih kata Fuad, Dede bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta. Saat berangkat, keluarga meyakini Dede bersama istrinya, Eti Salsiah (50). Pihak keluarga masih mencari istri almarhum.
Empat anak korban dan kerabat lainnya sudah mencari di rumah sakit di Cisarua dan Bogor, namun Eti tidak juga ditemukan.
Keluarga yakin Dede berangkat bersama Eti, karena dua pekan lalu, korban juga berangkat bersama ke Jakarta.
Pihak keluarga berharap polisi segera menemukan Eti.
(Dian AF)