BANDA ACEH - Sebanyak seratusan mantan Tentara Nasional Aceh (TNA), sayap militer Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Aceh Besar memberi dukungan terhadap pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan dalam
Pemilukada 2012.
Dukungan itu disampaikan dalam rapat konsolidasi diikuti bekas panglima dan pasukan TNA dari 18 sagoe (rayon dalam istilah kemiliteran GAM) Kabupaten Aceh Besar berlangsung di Asrama Haji Banda Aceh, Senin (13/2/2012).
Mantan panglima perang GAM Aceh Besar, Muharram mengatakan, dukungan ini
diberikan lantaran Irwandi yang mantan juru propaganda GAM dinilai lebih memiliki kapasitas dalam mewujudkan amanah perjuangan mereka mensejahterakan rakyat Aceh.
"Kami akan menyatukan, meperkuat diri kembali untuk menjadi garda terdepan dari tim Seuramoe (sebutan tim sukses Irwandi)," katanya dalam rapat.
Menurutnya mereka juga siap memberi rasa aman kepada masyarakat dalam
menentukan pilihan sesuai hati nuraninya dalam Pilkada 9 April mendatang.
Muharram mengaku intimidasi dan teror diperkirakan meningkat menjelang Pilkada, namun para bekas tentara GAM di Aceh Besar menyatakan siap melawan teror dan intimidasi, khususnya kalau sasaran teror itu mengenai tim sukses pasangan Irwandi Yusuf cs.
Pihaknya tidak menerima dibilang pengkhianat GAM oleh sebagian elit GAM, karena tidak mau tunduk kepada Partai Aceh yang merupakan Partai lokal bentukan para pentolan GAM.
Menurut Muharram Partai Aceh sekarang tidak lagi mengemban amanah semangat perjuangan, karena sudah digawangi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi, bukan kepentingan rakyat Aceh sehingga mereka harus beralih mendukung sosok yang lebih layak.
Mereka lanjut Muharram, saat Aceh sedang perang justru malah pergi ke luar negeri. Dan setelah Aceh terciptanya perdamaian, mereka kembali ke Aceh dan membelokkan perjuangan sesuai keinginan pribadi dan kelompoknya.
(Rizka Diputra)