JAKARTA- Diana Maringka, mantan Ketua DPC Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, mengaku motifnya melaporkan adanya politik uang di kongres partai Demokrat hanyalah karena kecintaannya pada partai demokrat dan tanpa intervensi pihak manapun.
Pemeriksaan terhadap Diana selesai pukul 18.30 WIB. Diana mengaku sudah menyerahkan seluruh data yang berkaitan dengan kongres partai Demokrat. Diana juga menyatakan karena cintanya terhadap PD, maka semua yang dia ketahui tentang Kongres di Bandung dibeberkan semua dan dia merasa tidak dilindungi siapapun.
"Saya tidak dilindungi pihak manapun. Saya melakukan ini karena saya cinta Demokrat," ujar Diana kepada wartawan di Kantor Komwas, Menara Sudirman, Jakarta, Selasa (21/2/2012).
Diana menyatakan selama pemeriksaan dirinya diperlakukan dengan sangat baik selama pemeriksaan berlangsung sejak pukul 14.30 WIB siang tadi.
"Kami diterima oleh komisi pengawas dengan sangat baik dan tidak ada tekanan dan di dalam juga sempat bercanda," tuturnya.
Semua data serta bukti bukti yang bisa memperkuat keterangan mengenai bukti politik uang di partai Demokrat tersebut pun dilanjutkan Diana sudah diberikan seluruhnya kepada Komisi Pengawas (Komwas).
"Semua yang pernah sudah saya sampaikan di media, sudah saya sampaikan ke komisi pengawas. Ada Blackberry, namun uang belum saya serahkan," pungkasnya.
(Stefanus Yugo Hindarto)