PPP Bantah Bidik JK & Mahfud Jadi Capres

Bagus Santosa, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2012 15:54 WIB
Ilustrasi (Foto: Koran SI)
Share :

KEDIRI - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy menegaskan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I yang diadakan di Kediri, tidak membahas Calon Presiden (Capres) yang akan dipersiapkan untuk bertarung dalam Pemilu 2012 nanti.
 
Apalagi soal Jusuf Kalla yang kabarnya sudah mendapatkan dukungan dari 18 DPW PPP. Dalam Mukernas ini, lanjutnya, PPP memang mengundang beberapa tokoh. Namun dia tidak membenarkan, tokoh-tokoh itu adalah sasaran dari PPP untuk kepentingan Pemilu 2012 mendatang.
 
"Aspirasi soal pencapresan memang beragam, kita pada Mukernas ini juga dapat masukan soal beberapa nama dari wilayah-wilayah. Dan pada Halaqah ini tidak hanya Pak JK (Jusuf Kalla) yang diundang. Tadi kita juga undang Pak Mahfud, Bu Khofifah, Anis Baswedan dan Hasyim Muzadi," jelasnya usai acara Halaqah di Kediri, Jawa Timur, Rabu (22/2/2012).
 
Dia menjelaskan, kedatangan tokoh-tokoh tersebut untuk proses pengayaan wawasan dan mendengarkan petuah dari para tokoh bangsa tadi. Dia berharap dari wawasan yang disampaikan itu diharapkan nantinya memunculkan sebuah kriteria yang cocok untuk memimpin Indonesia pada 2014 nanti.
 
"Memang nama-nama mereka di antaranya nama-nama yang muncul dalam survei, tapi tak berarti bahwa kita dalam Mukernas ini kita akan memutuskan nama-nama tersebut. Setidaknya dengan wawasan yang disampaikan tokoh-tokoh, guru-guru bangsa tersebut," tambahnya.
 
Dalam Mukernas ini, dia sendiri masih enggan menyebutkan nama yang diusung PPP untuk pemilu 2012 nanti, termassuk nama JK tadi.
 
"Masih terlalu pagi PPP menyebutkan nama-nama Capres pada saat ini. Terlalu pagi untuk membicarakan itu karena pemilu masih dua tahun lagi. Yang kedua nama-nama itu akan terus berkembang. Yang ketiga kalau kita berbicara kepemilihan Presiden yang dilakukan secara langsung itu tergantung pada elektabilitas, dan elektabilitas itu kan naik turun. Kita koleksi nama-nama, sejumlah nama yang muncul termasuk dengan PPP memang ada," jelasnya.
 
Menurutnya, nama yang akan diusung PPP nantinya akan dikeluarkan saat pemilihan legislatif 2012. Namun, penyeleksian calon dimulai dari Mukernas yang diselenggarakan di Kediri ini.
 
Dia menambahkan, dalam Mukernas ini ada beberapa hal yang dibicarakan, di antaranya membicarakan kriteria, karakteristik dan usulan para ulama. Lalu dari situ DPP PPP pun meneropong, menyeleksi dan memilih usulan itu. "Setelah itu kita akan bicara dengan mekanisme apakah kita membicarakan penjaringan atau konvensi atau mukernas. Baru setelah pemilu legislatif kita menyebut nama," jelasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya