KEDIRI - Dana Abadi Umat, atau dana yang biasanya didapat dalam penyelenggaraan haji kerap dikatakan sebagai lumbung korupsi di Kementerian Agama. Namun, hal itu dibantah keras oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Dia menegaskan, hingga saat ini Dana Abadi Umat itu masih ada.
“Ada yang namanya Dana Abadi Umat dan ini yang sering disalahpahami orang. Sering orang bilang Dana Abadi umat itu dikorup. Ini enggak bener. Dana Abadi Umat itu sejak Pak Maftuh (Maftuh Basyuni, Menteri Agama 2004-2009) sampai hari ini belum dipergunakan 1 Rupiah pun,” jelasnya usai acara rapat Pleno dalam Mukernas I PPP di Kediri, Kamis (23/2/2012).
Dia malah mempertanyakan dari mana ada anggapan bahwa Dana Abdi Umat itu dikorupsi. “Dari mana kok ada tuduhan korupsi? Kalau sebelumnya (Maftuh) saya Enggak tau. Tapi sejak Pak Maftuh sampai sekarang dana itu belum dipergunakan,” terangnya.
Dia menjelaskan, Dana Abadi Umat akan dipergunakan untuk kepentingan umat lagi. Salah satunya dana tersebut untuk "menomboki" dana haji berikutnya.
"Dana itu akan dipergunakan untu kepentingan umat. Karena dana itu, dana yang dititipkan dari efisiensi dana ibadah haji," terangnya.
(Insaf Albert Tarigan)